Jumat, 29 April 2016

SMK3 Awal Mula Kepuasan Pelanggan

SMK3 Awal Mula Kepuasan Pelanggan

Pelayanan yang baik muncul dari kepuasan pemberi layanan, dalam hal ini ujung tombak pelayanan tersebut adalah para karyawan yang bekerja dengan nyaman dalam sistem yang menjamin mereka bisa bekerja dengan sehat dan perasaan aman. SMK3 adalah Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk mewujudkan kepuasan kerja para karyawan melalui budaya keselamatan dan kesehatan kerja.

Bagaimana Penerapannya?

Penerapan SMK3 yang dilakukan Prodia dimulai dengan mematuhi UU Pokok Keselamatan dan Kesehatan Kerja No. 1 tahun 1970. Proses inisiasi awal dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu persiapan awal dengan melakukan pemotretan kondisi nyata, kemudian masuk tahap perbaikan dan implementasi, serta proses pengujian pra assessment dan tahap pengujian oleh pihak Sucofindo. Hal tersebut dilakukan untuk melakukan pemantauan kegiatan dan melakukan improvement secara berkelanjutan.

Prodia juga terus melakukan usaha pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja, pencemaran lingkungan, serta melakukan identifikasi bahaya dan penilaian risiko. Semua terlibat dan bertanggung jawab agar dapat berjalan dan diterapkan dengan baik. Bahkan, dipantau dan diawasi oleh Penanggungjawab K3 dan top management.

Untuk menjamin penerapan SMK3 dilakukan sesuai standar prosedur, Prodia melakukan inspeksi secara rutin terhadap fasilitas dan proses kerja, pengukuran lingkungan kerja, pemantauan kesehatan karyawan, rapat rutin P2K3, identifikasi akar masalah dan perbaikan berkelanjutan. Berdasarkan hasil audit SMK3 beberapa waktu lalu, segi laboratorium maupun fasilitas kantor adalah lulus dengan pencapaian penerapan 93% dan status memuaskan.

Dengan penerapan SMK3, walaupun dampak terkait dengan hasil pemeriksaan yang diterima pelanggan mungkin tidak langsung terasa, pelanggan dapat yakin bahwa semua proses yang dilakukan Prodia sudah mengikuti standar yang benar dan menjadi acuan kepuasan pelanggan terhadap layanan Prodia.