Jumat, 08 September 2017

Kelola Hipertensi, Cegah Komplikasi Kronis

Kelola Hipertensi, Cegah Komplikasi Kronis

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah keadaan di mana seseorang mengalami peningkatan tekanan darah diatas normal atau kronis (dalam waktu yang cukup lama). Hipertensi merupakan kelainan yang sulit diketahui oleh tubuh kita sendiri. Satu-satunya cara untuk mengetahui hipertensi adalah dengan mengukur tekanan darah kita secara berkala.

Tekanan darah yang terus-menerus tinggi atau tidak terkendali dapat menimbulkan kerusakan pada organ tubuh penderita. Berbagai gangguan orang yang mungkin muncul diantaranya gangguan fungsi jantung, koroner, fungsi ginjal, gangguan fungsi kognitif atau stroke. Untuk mengetahui terjadinya komplikasi tersebut dibutuhkan pemeriksaan laboratorium di samping pemeriksaan penunjang dan pemeriksaan fisik oleh dokter.

Banyak faktor yang dapat menyebabkan peningkatan tekanan darah. Faktor keturunan atau genetik merupakan salah satu penyebabnya. Namun, riwayat keluarga saja bukan faktor risiko satu-satunya. Tekanan darah cenderung meningkat seiring bertambahnya usia, namun sebagian juga disebabkan oleh perubahan gaya hidup, misalnya peningkatan berat badan yang tidak terkendali, kurangnya aktivitas, hingga konsumsi garam berlebih.

Kendalikan Hipertensi, Cegah Komplikasi

Hipertensi selain mengakibatkan angka kematian yang tinggi juga berdampak kepada mahalnya pengobatan dan perawatan yang harus ditanggung para penderita. Perlu pula diingat hipertensi berdampak pula bagi penurunan kualitas hidup. Namun, bagi Anda yang didiagnosis menderita hipertensi, tidak perlu khawatir karena hipertensi tidak akan berbahaya bila terkendali. Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengendalikan hipertensi:

  1. Menurunkan berat badan apabila termasuk kelompok overweight atau obese.
  2. Mengatur diet/pola makan:

- Diet rendah garam

- Diet rendah kolesterol dan lemak jenuh

- Mengurangi konsumsi alkohol

- Memperbanyak konsumsi buah dan sayur

- Meningkatkan konsumsi kalsium dan kalium

  1. Berhenti merokok
  2. Olahraga teratur
  3. Minum obat sesuai petunjuk dokter
  4. Melakukan pemeriksaan laboratorium untuk deteksi dini komplikasi

Peran Pemeriksaan Laboratorium untuk Deteksi Dini Komplikasi

Tujuan dilakukannya pemeriksaan laboratorium bagi penderita hipertensi diantaranya:

- Mencari kemungkinan penyebab terjadinya hipertensi

- Menilai ada tidaknya komplikasi dan kerusakan organ target

- Memperkirakan prognosis dan perjalanan penyakit

- Menentukan adanya faktor-faktor lain yang dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner dan stroke.

Pemeriksaan yang disarankan bagi pasien hipertensi, yaitu: hematologi rutin, urin rutin, glukosa puasa, HbA1c, kolesterol total, kolesterol HDL, kolesterol LDL direk, trigliserida, apo B, urea N, cystatin C, asam urat, albumin urin kuantitatif, natrium, kalium, dan hs-CRP. Informasi lebih lanjut tentang panel pemeriksaan hipertensi, silahkan hubungi cabang Prodia terdekat.