PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Protein C

Deskripsi:

Defisiensi protein C adalah kondisi ketika tubuh kekurangan protein C. Protein C merupakan pengencer darah alami dalam tubuh. Bersama dengan protein lain di dalam darah, protein C akan mengatur keseimbangan pembekuan darah, sehingga proses pembekuan darah dapat terkontrol dengan baik dan tidak terbentuk gumpalan darah. Selain itu, protein C juga diduga memiliki fungsi untuk mencegah peradangan dan melindungi sel dari kerusakan (sitoprotektif). Protein C biasanya terdapat di dalam darah dalam keadaan tidak aktif, dan hanya aktif ketika diperlukan.

Manfaat Pemeriksaan:

Pemeriksaan untuk mengetahui kadar Protein C dalam tubuh yang berperan dalam proses pembekuan darah. Protein C berperan untuk mencegah pembentukan trombus dan juga berperan dalam proses fibrinolisis.

Detail
Persyaratan & Jenis Sampel Plasma Sitrat Stabilitas Sampel * 8 jam 18-25C;
1 bulan (-20C).
Gunakan freezer dengan manual defrosting tidak automatic defrost, karena akan terjadi proses thawing berulang.il APTT.
Persiapan Pasien Tidak ada persiapan pasien tertentu diperlukan. Namun, karena lipemik dapat mengganggu pada pengukuran dengan metode foto-elektrik maka sangat dianjurkan tidak mengambil darah pada pasien yang baru selesai makan. Pada pasien yang menerima suntikan heparin intermiten, darah untuk analis harus diperoleh satu jam sebelum dosis heparin berikutnya dijadwalkan. Spesimen tidak boleh diambil dari lengan yang terpasang kateter berheparin atau heparin lock. Minta informasi apakah pasien mengkonsumsi obat-obatan terutama obat-obatan pengencer darah. Catatlah informasi tersebut. Hari Kerja Metode Clott Detection Nilai Rujukan Tempat Rujukan Catatan