PEMERIKSAAN LABORATORIUM

Erythropoietin

Deskripsi:

Erythropoietin (EPO), merupakan hormon glikoprotein (193 asam amino) yang disekresikan oleh ginjal dan mengatur produksi sel darah merah. Biasanya, tingkat EPO bervariasi berbanding terbalik dengan hematokrit. Hipoksia menstimulasi pelepasan EPO, yang pada gilirannya, merangsang produksi eritrosit sumsum tulang.

Manfaat Pemeriksaan:

Tes ini berguna untuk membedakan antara polisitemia primer dan sekunder, membedakan antara polikristemia sekunder yang sesuai (misalnya, kehidupan ketinggian tinggi, penyakit paru, penggunaan tembakau) dan polisitemia sekunder yang tidak tepat (misalnya, tumor), mengidentifikasi kandidat untuk terapi penggantian erythropoietin (EPO) (misalnya, gagal ginjal kronis) dan mengevaluasi pasien yang menjalani terapi penggantian EPO yang menunjukkan respons hematopoietik yang tidak adekuat

Detail
Persyaratan & Jenis Sampel Serum Stabilitas Sampel * Quest
15-25C : 10 hari,
2-8C : 18 hari,
-20C : 28 hari
Persiapan Pasien Hari Kerja Metode IA (Immunoassay) Nilai Rujukan Tempat Rujukan Catatan